Oleh : Nurul Hasanah Pasaribu
Emosi Tanpa Sebab
Ketika tidak memiliki uang, tingkat amarah memang selalu menemani diri yang seakan- akan ketenangan hanya singgah dan kecemasan la yang tinggal menetap seperti halnya sebuah lagu, dan bawaan diri memang menjadi tidak dapat terkendali. Bukan berarti semua orang memiliki kecemasan yang sama, akan ada beberapa orang yang seperti itu dan akan ada juga orang yang tidak merasa takut kalau tidak memiliki uang atau memiliki masalah. Karena orang-orang seperti itu akan yakin bahwa hanya berserah diri kepada Allah la yang akan menjadi kunci segalanya bahkan kunci agar terhindar dari sikap amarah.
Tapi ketika tidak ada uang, lebih baik melihat harga di menu nya terlebih dahulu barulah memesan makanan sesuai dengan kondisi uang yang ada. Bukan seperti halnya seorang pembeli yang saya liat digambar. Seharusnya pembeli itu meminta maaf karena tidak melihat harga yang ada di menu terlebih dulu karena telah memesan tanpa tau harga dan kondisi keuangannya. Dan jika sudah di kasih tau total harga semua yang sudah dipesannya, seharusnya dia tidak boleh bilang seperti itu langsung kepada si penjual.
Tetapi cukuplah dia membayarnya dan jika uangnya tidak cukup maka beritahukan saja kepada penjual dengan memberi alasan bahwasanya si pembeli tidak memiliki uang yang cukup untuk membayar dan bukan malah berkata kasar serta marah-marah tidak jelas dengan alasan yang tidak masuk akal dengan beralasan "makanannya biasa saja". Sedangkan makanan yang telah dipesan itu sudah tidak menyisakan sebutir nasipun di piring. Jadi, mulai dari sekarang berhati-hati lah dalam memesan makanan di suatu tempat makan yang belum sama sekali anda kunjungi. Lihatlah terlebih dulu harga yang ada dimenu sebelum memesan makanannya. Karena ketika makanan sudah dipesan otomatis mau tidak mau, makanan itu tidak akan bisa dikembalikan lagi.
Dan berhati-hatilah dalam bersikap karena sikap yang anda tunjukkan, suatu saat sikap itu jugala yang akan anda dapatkan. Jika anda menyikapi setiap permasalahan dengan emosi maka permasalahan tidak akan selesai dan malah anda akan mendapat tamparan balik. Kebalikannya, jika anda menyikapi setiap permasalahan dengan kepala yang dingin maka anda tidak akan dapat tamparan tapi malah akan mendapat jalan keluar bahkan pertolongan.
Apalagi jika anda mencaci maki orang lain maka siap tidak siap, mau tidak mau anda harus menerima keadaan karena suatu saat akan anda mendapat hinaan itu walaupun bukan dari orang yang anda hina. Karena pada dasarnya seperti pepatah mengatakan "apa yang kita tanam, itulah yang akan kita tuai".